Friday, December 26, 2014

14 Benda Yang Dianggap Keramat/Jimat/Tolak Bala Oleh Masyarakat

1. Batu Lipan
Batu ini konon katanya di dapat dari 2 ekor lipan yang sedang bertarung memperebutkan batu ini ... katanya batu ini berwarna pink, ukurannya kecil. Konon kabarnya jika punya batu ini apabila di attach ke cincin sang pemakai, sang pemakai memiliki kemampuan melihat tembus pandang.




2. Taring Raja Babi
Konon kabarnya ada tokoh dari Sumatera Utara yang cukup disegani yang mendapatkan jimat ini bisa cukup disegani lantaran kebal senjata. Menurut kabar yang beredar pantangannya adalah sex, dia tidak boleh melakukan hubungan sex jika tidak ingin efek dari jimatnya hilang.

3. Cincin Batu Naga
Cincin ini mempunyai tampilan naga pada batu permatanya. Cincin ini kelihatan unik dan eksotis. Hanya tukang cincin yang mahir saja dapat menghasilkan cincin yang begitu unik.

4. Bulu Cendrawasih




Bulu cendrawasih menurut mitosnya merupakan penjelmaan batu permata jatuh ke bumi. Bahkan jika isi perut dan bulu cendrawasih di campur dengan minyak kelapa hijau dapat dijadikan obat berbagai penyakit. Bulu ini juga dapat digunakan untuk mengeratkan hubungan suami isteri dalam memperoleh kebahagiaan rumah tangga. Bulu burung ini dipercaya pula, dapat dijadikan tolak bala, obat pengasih, penglaris atau penakluk.

Namun konon katanya, ada hal dahsyat yang menyebabkan burung cenderawasih digilai golongan gila harta adalah kepercayaan yang mendatangkan tuah atas segunung emas selain itu juga memberi kekuasaan jika di simpan dalam rumah.

5. Kulit Harimau Belang


Pada umumnya setelah harimau mati karena usia, maka kulitnya memiliki kekuatan alami yang dapat membuat orang yang membawanya akan terlihat berwibawa, dengan kata lain kulit harimau sesuai digunakan untuk kewibawaan.

Kulit ini bertuah karena dianggap menjauhkan kita dari binatang berbisa dan tentunya makhluk halus. Selain itu akan meberikan rasa hormat, segan, dan takut pada kita yang memiliki kulit ini.

6. Taring Harimau



Kuku harimau memiliki ketajaman yang luar biasa jika memang ia masih berada pada jari2 harimau. Kukunya dapat disembunyikan sebagi mana seekor kucing menyelipkan kukunya jika tidak digunakan.

Kuku harimau konon memiliki kekuatan goib yang bisa mebuat orang yang memakainya mampu berlari secepat harimau, bahkan lebih. Kalau kita mendapati harimau yang mati karena lanjut usia, maka kukunya dapat kita gunakan untuk hal tersebut. Caranya kuku harimau kita taruh pada jempol kaki kanan atau kiri sebagai kuku palsu. Jika kita kita melakukan perjalanan misalkan dari Jakarta ke Bogor, maka waktu yang dibutuhkan kurang lebih 10 menit, bahkan bisa kurang.

Perjalanan biasanya dilakukan pada saat tengah malam saat orang-orang sudah terlelap. Perjalan yang dilakukan pun biasanya tidak melewati jalan umum / yang biasa digunakan oleh kendaraan umum. Menggunakannya memang tidak semua orang mampu melakukannya, hanya orang yang memilki kekuatan gaib yang telah dapat menyatu dengan alam dan tinggi tingkatannya.

Jika kuku ini kita jadikan sebagai kalung, maka aura panas akan berada dan menjadikan kita bersifat pemarah. Hal ini akan tampak dari sikap kita yang dapat berubah manakala kita memakainya tanpa dapat menguasai kekuatan gaibnya. Kekuatan yang berada dalam kuku harimau ini memiliki sifat alam yang kuat dan panas.

 7. Kumis Harimau


Kumis harimau pada umunya berjumlah kurang lebih sekitar 30 helai. Kumis ini konon dipercaya juga dapat menampilkan kewibawaan tersendiri pada orang yang membawanya. Jika dengan membawa kumis ini dirasa kurang mampu menjaga keberadaannya maka beberapa orang melakukan pemasukan kumis harimau kedalam tubuh dengan jalan susuk.

Hal ini sering dilakukan oleh orang yang kurang mau berpikir tentang sifat alami dari kumis harimau. Hal ini sebenarnya berbahaya bagi orang yang kurang mampu mengendalikan kekuatan kumis ini, karena sifat alaminya adalah panas dan beraura merah.

Jika suatu benda yg merupakan bagian tubuh dari harimau dilihat memiliki kekuatan goib yang berupa penunggu misal orang tua dg jubah atau lainnya, maka ini berarti kekuatan tersebut berasal dari rajah, atau jin yg menempati benda tersebut namun ada kalanya merupakan khodam dari benda tsb. Bisa juga berasal dari kekuatan orang yang membuat rajahan tsb.

8. Kulit Kijang


Kijang adalah termasuk jenis hewan yang mampu berlari dengan kecepatan tinggi, dan ia memiliki keunikan di mata para spritualis sebagai salah satu hewan yang berkemampuan berlari. Kijang dalam bahasa jawa disebut dg kidang. Ada pun jenis dari berbagai kijang yang ada, tak semuanya memiliki keunikan.

Kijang Wulung atau dalam bahasa jawa " kidang wulung ". Seberapa jauhkah keunikan dari kidang wulung ini, maka dapat dilihat dari bentuk dan warna kulitnya.

Kidang wulung merupakan kijang yang memiliki kulit berwarna coklat kehitam-hitaman. Konon kijang ini hidup di daratan Pulau Jawa sbg salah satu hewan yang kurang disukai oleh teman2nya sesama kijang meski satu ras.

Warna kulitnya yang lain, meski masih satu ras ini adalah akibat dari kekuasaan kijang tersebut yang memang lebih unggul jika dibandingkan dgn teman2nya. Tetapi warna kulitnya yang lain ini memang sudah terjadi sejak kijang itu lahir. Kijang yang terlahir dengan warna kulit demikian, maka kijang tsb memiliki keunikan jika dibandingkan dengan kijang yang lain.

Keunikan dari kijang ini adalah ia memiliki racun yang sangat kuat pada tanduknya. Jika kijang ini mati, maka tanah yang ada disekitarnya bangkai kijang ini tercemar oleh racun tsb, dan tidak dapat ditumbuhi oleh tanaman dalam jangka waktu yang cukup lama.

Racun yang berasal dari tanduk ini biasanya digunakan oleh para spiritualis yang memiliki sifat jahat sebagai media teluh, santet dan meracuni orang yang dikendakinya.

Kulitnya sering digunakan sebagai media penulisan rajah. Rajah yang ditulis pada kulit kijang ini dipercaya memiliki kekuatan yang terbaik di antara kulit kijang lainnya karena kijang ini memiliki kelangkaan dan biasanya kijang ini merupakan pemimpin dari sekumpulan kijang.

Dari benda2 diatas, tujuan untuk media pelarisan memang sering menjadi tujuan utama, namun ada sebagian masyarakat menjadikan benda2 tersebut sebagai alat untuk menjaga sebagian kekayaannya dari gangguan baik yang berasal dari manusia maupun bangsa jin.

9. Kulit Kerbau



Bila ada sebuah pusaka yang terbuat dari kulit "kebo landu", maka pusaka tersebut biasanya digunakan untuk memusyawarahkan perjualbelian tanah, bangunan, atau benda lainnya yang bersifat sukar dijualbelikan.

Secara alami kulit kebo landu memang dipercaya telah memiliki kekuatan gaib berupa kekebalan terhadap senjata tumpul. Tetapi banyak masyarakat yang belum mengetahui seperti apakah kebo landu tersebut.

Kebo landu adalah seekor kerbau yang ditakuti oleh kerbau lainnya karena ia adalah raja bagi sekumpulan kerbau tsb. Landu diambil dari kata Belanda dalam bahasa jawa sering disebut "landa".

Kulit kerbau ini memiliki ciri-ciri :
Kulitnya lebih tebal dan kasar dari kerbau pada umumnya.
Berduri coklat kehitam-hitaman.
Bulu hanya terdapat pada ekornya saja.

Kerbau ini memang kurang disukai oleh kawan sesama kerbau karena memilki duri pada sekujur tubuhnya. Jika kita memiliki atau menemukan kerbau landu, maka banyak manfaat yg bisa diambil dari kulit serta bulu ekornya.

Jika kerbau landu mati karena usia (ngurak), maka masyarakat jawa biasanya menjadikan kulitnya sebagai jimat dalam perdagangan. Dalam perdagangan dipercaya akan mudah dalam bernegosiasi.

Dalam masyarakat jawa saat ini meyakini keberadaan kulit kerbau landu hanya untuk mempermudah melakukan transaksi yang berhubungan dengan tanah, tetapi sebenarnya manfaat dari kulit kerbau landu sendiri adalah untuk berniaga dan tanpa rajah atau tak harus mati "ngurak" tetap bisa digunakan. Manfaat dan kekuatan pada kulitnya memang sudah ada sejak kerbau tsb hidup.

10. Besi Kuning


Besi kuning adalah salah satu barang mistis yang diketegorikan sebagai barang untuk kekebalan yaitu kebal dari segala senjata tajam dan senjata api sekali pun ... besi kuning banyak diperoleh di tanah Jawa yang terkenal dengan barangan mistis ini, besi kuning ini sendiri konon katanya adalah hadiah yang diberikan makhluk alam gaib melalui doa dan puasa pada hari tertentu ...

11. Besi Kursani



Kekebalan kulit, senjata, dan anti sihir serta benteng ganguan makhluk halus

 12. Kayu Ular Cinta Mani Laut



Kayu Ular Cintamani Laut, kayu ini juga seiring dengan akar bahar yang dikatakan memiliki aura pengasihan serta pengobatan.

Konon Ular cintamani akan diberi makan oleh burung-burung liar. Ular ini tidak perlu berburu untuk makan, hanya membuka mulutnya saja maka burung-burung akan datang dan memberi makan kepada ular tersebut. Ukuran ularnya tidaklah sebesar ular biasa, hanya sebesar lidi rotan. Akan tetapi bisanya amat kuat seperti ular biasa. Banyak orang-orang pintar mencari sarang ular tersebut untuk dibuat penglaris usaha ... orang yang memiliki ular dan sarangnya akan memperoleh Khasiat yang sama seperti Ular tersebut yang tinggal diberi makan oleh burung-burung dengan tanpa pergi berburu.


13. Airmata Duyung


- Sebagai sarana pengasihan terutama yang memakainya ialah para wanita
- Tapi laki-laki juga bisa menggunakannya untuk tujuan pelaris dagang
- Dengan tata cara tertentu bisa untuk memanggil kekasih yg lagi ngumpet / lari
- Diantara sarana untuk keselamatan dan kelancaran usaha
- Dengan cara tertentu minyak ini memiliki kemampuan meningkatkan pheromone tubuh
- sehingga bisa untuk menaikkan birahi tinggi siapapun yg berada didekatnya

 14. Keris


Keris memiliki banyak nama, jenis, campuran bahan, dipercaya oleh banyak pihak terutama orang Jawa di masa lalu bahkan sampai saat ini memiliki kekuatan mistis jika di isi oleh makhluk gaib.

KUNTILANAK HANTU YANG PALING SAKTI

hantu yang satu ini mendapat sebutan sebagai hantu yang paling sakti, mengapa bisa demikian?

Di pulau Jawa banyak sekali dikenal berbagai macam jenis nama-nama hantu, seperti : Banaspati, Blegedeg Ireng, Kemangpang, Mayit (pocongan), Gelundung Pringis, Buta Ijo, Tuyul, Tengkorak, jangjitan, Wewe GOmbel, Kuntilanan (Sundel Bolong) dan masih banyak lagi.

Kemampuan mencala putera mencala puteri
     Diantara sekian banyak jenis nama-nama hantu di pulau jawa ini, menurut penuturan bapak Radiwan (46 Thaun) seorang paranormal yang bermukim di Desa lempuyang, Blok Pilang Payung, Kecamatan anjatan, Kabupaten Indramayu; hantu kuntilanak ini bisa merubah bentuk tubuhnya menjadi kucing, ayam tikus dan sebagainya.

     Penuturan bapak Radiwan diamini oleh bapak Pardi (37 tahun) warga Desa Kedungwungu, Blok Wanguk Lor Barat, Rt 22/09, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu yang pernah melihat hantu kuntilanak ini pada waktu dirinya sedang tirakat mencari nomer SDSB di pemakaman umum (kuburan) Pilang Payung di Desa Lempuyang.

    Dengan kemampuan Ilmu mencala putrinya hantu kuntilanak ini bisa merubah bentuk tubuhnya menjadi seorang dukun bayi. Hal inilah yang sungguh sangat membahayakan bagi seorang ibu yang sedang hamil, khususnya bagi keselamatan bayi yang dikandungnya.

     Hantu kuntilanak inipun menjadi salah satu jenis hantu selain hantu Buto Ijo, Tuyul, Mayit (Pocongan) juga babi ngepet dan peri (siluman ular) yang menjadi media pesugihan.

Rupa dan bentuk tubuhnya
     Menurut penuturan bapak Sadwi (85 tahun) warga desa lempuyang, Blok Lempuyang, Kecamatan anjatan bahwa rupa dan bentuk tubunya hantu kuntilanak berupa seorang wanita dengan rambut di kepalanya yang panjang hingga sampai ke lutut (cengklok : bhs. Jawa), bentuk mukanya terbelah laksana kemaluan wanita, warna mukanya putih, bajunya berwarna putih lengan panjang, memakai selendang pangsi dan memakai kebaya (tapih: bahasa jawa)

     Hantu Kuntilanak ini selalu menyembunyikan muka atau wajahnya bila dilihat oleh orang. Hal ini pernah dialami oleh bapak Sadwi yang lebih akrab di sapa Bapak Sang yang dulu pernah bersama temannya mengejar hantu kuntilanak ini, sebab temannya ini memiliki ikat wulung yang ditakuti oleh hantu Kuntilanak.

Tempat Bermukimnya
     Hantu ini menyukai bertempat tinggal di pohon-pohon yang rindang. Ada empat jenis pohon yang sangat disukai oleh hantu ini yakni pohon Randu, Pohon Bambu, Pohon Waru, dan Pohon beringin. Ada juga yang bilang hantu ini menyukai bertempat tinggal dilokasi yang berair semacam sungai ataupun kolam air khususnya kloam air yang dipergunakan untuk membudidayakan ikan air tawar (empang).
     Selain tempat-tempat yang penulis sebutkan tersebut di atas Hantu kuntilanak inipun juga menyukai bertempat tinggal di rumah-rumah kosong (rumah suwung : Jawa) yang tidak ditempati oleh pemiliknya. Apalagi kalau rumah tersebut ada lotengnya (bertingkat) karena hantu Kuntilanak ini suka menjuntaikan kedua kakinya (uncang-Uncang :Jawa)

Kegemaran Hantu Kuntilanak
     Hantu kuntilanak ini menyukai ikan segar sehingga terkadang ada orang yang melihat hantu ini sedang berada di kolam (empang : Jawa) tempat dibudidayakannya ikan air tawar.
Ada juga yang bilang anti ini menyukai bayi yang masih merah (jabang : jawa), khususnya bayi yang berkelamin laki-laki. Makanya dikampung-kampung di pulau Jawa khususya, biasanya di pojok-pojok rumah orang yang habis melahirkan ditaruh pelepah poho Pinang (jambe : jawa) yang dibuat semacam keris-kerisan. Konon hal ini untuk menghindari agar sang bayi tidak diganggu oleh hantu Kuntilanak Ini.
     Hantu kuntilanak ini konon menyukai orang yang sedang hamil sebab konon baunya orang yang sedang hamil ini bagi hantu Kuntilanak laksananya bau buah nangka yang sedang masak, harum dan wangi.

Antinya Hantu Kuntilanak
     Konon menurut penuturan Ibu /Darsih (67 tahun) seorang paranormal yang bertemptat tingga di Desa Kertawinangun, Blok Kebon, Rt.08/02, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu bahwa hantu Kuntilanak ini memiliki anti atau benda yang ditakutinya yaitu : Golok, Kayu Bambu Kuning, dan Kayu Kelor.
     Mengenai benda yang penulis sebutkan terakhir tadi (kayu kelor) bapak Radiwan menggunakannya pada waktu mengobati seorang gadis yang kesurupan hantu Kuntilanak Ini, da alhamdullilah berhasil. Padahal Konon pada waktu peristiwa tersebut terjadi banyak paranormal yang mengobatinya, akan tetapi tidak ada yang berhasil. Baru setelah bapak Ridwan yang mengobatinya dengan cara memukulkan kayu Kelor ke tubuh gadis itu, gadis ini bias sembuh.
     Disamping golok, kayu bamboo kuning dan kayu kelor, hantu kuntilanak ini sangat takut dengan benda tajam. Makanya di kampong-kampung di pulau jawa sering kita lihat seorang wanita yang sedang hamil dibagian perutnya digantungkan sebuah gunting kecil ataupun sebah pisau kecil dengan maksud agar hantu kuntilanak khususnya dan hantu-hantu lainnya tidak mengganggu.

Kelemahan Hantu Kuntilanak
     Konon menurut cerita orang tua pada jamn dahulu, bahwa hantu kuntilanak ini memiliki kelemahan yang terletak pada rambut kepalanya yang panjang terurai hingga ke lutut itu. Yakni berbentuk sebatang rambut yang paling akas (keras atau ulet) diantara sekian banyak helaian rambut yang menempel di kepalanya itu.
     Cerita diketahuinya hantu Kuntilanak itu memiliki kelemahan di rambut kepalanya bermula ada seorang ibu rumah tangga yang sedang mengukus sesuatu pada malam hari. Sementara suaminya sedang tidur terlentang di halaman rumah dengan memakai kain sarung saja
Pada waktu itu ada seorang wanita beramput panjang dating dan menitipkan sebuah bungkusan dan minta agar sekalian dikukuskan. Setelah wanita misterius itu pergi, ibu rmah tangga ini merasa penasaran dengan isi bungkusan yang dititipkan padanya ini. BEtapa terkejutnya ibu rumah tangga ini demi dilihat ternyata isi bungkusan tersebut berupa kemaluan seorang pria berikut buah zakarnya.
     Ibu rumah tangga inipun teringat akan suaminya yang sedang tidur dihalaman rumah “jangan-jangan ini kemaluan suami saya?” Kemudian ibu rumah tangga inipun bergegas menengok suaminya dan benar saja dugaannya, setelah dibuka kain sarung yang dipakai suaminya ternyata kemaluannya telah hilang.
     Dengan menahan kemarahan yang amat sangat ibu rumah tangga inpun menunggu kedatangan wanita misterius ini, begitu wanita misterius ini dating, langsung ditarik rambutnya yang panjang dan kebetulan yang terkena itu rambut yang akas yang merupakan kelemahannya. Karena sesungguhnya wanita misterius ini sebenarnya merupakan jelmaan hantu kuntilanak. Konon rambut yang akas ini yang merupakan jimatnyahantu kuntilanak jadi sakti. Dua diantara kesaktian itu yakni bias terbang dan menghilang.
     Akhirnya wanita misterius yang merupakan jelmaan hantu kuntilanak ini meminta ampun pada ibu rumah tangga ini dan berjanji akan mengembalikan kemaluan suaminya pada tempatnya semula apabila ibu rumah tangga ini mengembalikan jimatnya yang berupa rambut yang aka situ. Dan akhirnya kemaluan suaminya ibu rumah tangga inipun bias kembali lagi ketempatnya semula karena bagi mahluk halus semacam hantu Kuntilanak ini, hal semacam itu tidaklah sulit. Sedangkan hantu Kuntilanak ini menerima kembali rambutnya yang akas itu.
Benar tidaknya cerita tersebut di atas wallahu alam bshowab (hanya Allah SWT Yang Maha Tahu).

KONTROVERSI SEPUTAR NYAI RORO KIDUL

Nyai Roro Kidul atau Ratu Pantai Selatan itu jahat apa tidak sih ? artikel berikut inilah sebagai jawabannya.

BEBERAPA tahun yang lalu media cetak baik dalam bentuk majalah maupun tabloid khususnya yang berkecimpung dalam bidang mistik atau yang mengupas tentang hal-hal yang bersifat gaib (supratantural) memberitakan tentang hilangnya selendang Nyai Roro Kidul yang konon dicuri oleh seorang anak kecil yang sakti. Akibat selendangnya yang hilang itu Nyai Roro Kidul menjadi murka dan akan mengambil korban.

Akibat peristiwa ini masyarakat wilayah pulau Jawa khususnya bagian Jawa Tengah dan Jawa Timur menjadi resah dan sangat mengkhawatirkan keselamatan putera dan puterinya. Untuk menangkal hal-haly yang tidak diinginkan, konon penduduk di beberapa Kabupaten di wilayah pulau Jawa memasang tola balak di depan rumahnya masing-masing dengan cara memasang plastic yang diisi air yang berwarna-warni.

Nyai Roro Kidul, Ratu Kidul atau Ratu Pantai Selatan merupakan ratunya makhluk halus yang namanya begitu dikenal oleh masyarakat luas baik oleh orang dewasa maupun oleh anak-anak. Karena majalah dan tabloid maupun media elektronika seperti Televisi, Film dan VCD.

Yoga dalam tulisannya di tabloid Tabir edisi 1/tahun 1/5-11 Mei 2000 memaparkan “Kanjeng Ratu Kidul sebagai ratu makhluk halus juga menjadi pujaan penduduk yang diakui kekuasaan dan fenomena mistisnya dengan kekuatan gaibnya Kanjeng Ratu Kidul berkuasa atas wilayah pantai yaitu Pantai Selatan Pelabuhan Ratu (Jawa Barat), Mancingan dan Parang Tritis (Yogyakarta) dan Pacitan dan Ngeliyep (Jawa Timur). Itulah tiga kekuasaan sekaligus tiga transit Kanjeng Ratu Kidul yang tersohor sampai ke mancanegara. Istananya sendiri terdapat di dasar Samudera Hindia.

Sedangkan hubungannya dengan Keraton Yogyakarta dan Surakarta dilatar belakangi oleh hubungan suami isteri secara gaib antara Kanjeng Ratu Kidul dengan Panembahan Senopati pendiri dan raja kerajaan Mataram pertama. Sesuai dengan perjanjian maka sejak itu turun temurun raja-raja kerajaan Mataram menjadi suaminya Kanjeng Ratu Kidul sampai Sunan Paku Buwono VII.

Selama ini terjadi kontroversi di masyarakat khususnya yang tinggal di dekat pantai baik dari masyarakat biasa maupun dari kalangan spiritualis tentang pendapat jahat apa tidak sebenarnya Nyai Roro Kidul ini ? Guna untuk mengungkap hal tersebut di atas, penulis telah menemui beberapa orang tokoh spiritualis di wilayah Kabupaten Indramayu untuk dimintai pendapatnya. Berikut ini pendapatnya beliau-beliau ini :

1). Bapak Wagiman (69 Tahun).
Bermukin di Desa Juntikebon, Blok Kampung Arab, RT 02/02, Kecamatan Juntinyuat.
Menurut penuturan bapak yang pernah menjabat sebagai Komandan Rayon Militer 1615 Haurgeulis (Kotramil 1615 Heurgeulis) dan pernah ikut serta dalam pemberantasan residivis (petrus) di era tahun 80-an bahwa konon Nyai Roro Kidul ini tidak jahat, yang jahat adalah Nyai Blorong.

Konon Nyai Roro Kidul ini isterinya Sunan Kali Jaga yang nomor satu. Sedangkan isterinya yang nomor dua adalah Siti Saroh bermukin di goa Sunyaragi di Cirebon. Isterinya yang nomor tiga adalah SIti Sarah yang bermukim di Kasepuhan Cirebon. Dan isterinya Sunan Kali Jaga yang nomer empat adalah Ibu Imah yang bermukim di Asem Rungkad Indramayu. Konon Nyai Roro Kidul ini memiliki kekuasaan dari mulai selat Sunda sampai ke Selat Bali.

2). Bapak Sudirman (35 Tahun).
Konon menurut pendapatnya bahwan Nyai Roro Kidul ini tidak jahat kecuali para pembantu-pembantunya yakni seperti Nyai Dewi Lanjar dan Nyai Blorong. Masalahnya konon para pembantu-pembantunya tadi melanggar peraturan yang telah dikeluarkan oleh Nyai Roro Kidul. Sedangkan dari Nyai Roro Kidul ada peraturan tidak boleh bersuami. Karena dilarang oleh Nyai Roro Kidul akhirnya mereka pada membangkang. Bapak dari tiga orang anak ini menolak pendapat tentang Nyai Roro Kidul ini isterinya Sunan Kali Jaga, melainkan Cuma sebatas persaudaraan saja.

3). Bapak Kiyai Hasanuddin.
Konon Nyai Roro Kidul ini menurut penuturan bapak yang dikenal sebagai seorang Kiyai dilingkungannya ini tidak jahat, tergantung orangnya “Diibaratkan kita kenal orang Cina, kalau kita berhubungan masalah agam kemudian menghina otomatis Anda tentunya merasa jengkel. Kalau berhubungan dagan / bisnis tidak apa-apa” ujar tokoh spiritualis yang memiliki kepiawaian memanggil burung Walet ini pada penulis ditempat tinggalnya yang sejuk.

4). Bapak Sumianto.
Menurut pendapat bapak Sumianto, Nyai Roro Kidul ini tidak jahat kecuali Nyai Blorong. Konon Nyai Blorong ini merupakan anak angkatnya Nyai Roro Kidul. Asal mulanya Nyai Roro Kidul ini menemukan sebutir telur. Kemudian setelah dirawat menentas menjadi Nyai Blorong ini. Konon menurut pendapat bapak tiga orang anak ini, Nyai Roro Kidul sebenarnya bukan siluman melainkan dulunya anak seorang raja. Ada dua versi mengenai asal mulanya Nyai Roro Kidul ini.

Versi yang pertama, ada seorang raja yang bernama Munding Wangi memiliki dua orang isteri. Isteri mudanya konon jahat sampai-sampai isteri tuanya dibuat sakit sehingga tubuhnya pada borokan. Akhirnya isteri tuanya ini diasingkan.

Versi yang kedua, konon kerajaan orang tuanya Nyai Roro Kidul (Prabu Kondang Wangi) diserang oleh musuh. Karena tidak kuat melawan musuh para prajurit kerjaan tersebut pada melarikan diri termasuk Nyai Roro Kidul pada waktu itu. Karena terburu-buru puteri raja ini tersesat dan bertemu dengan Naga Raja di lautan. Lama kelamaan setelah digembleng oleh Naga Raja, Nyai Roro Kidul ini akhirnya diangkat menjadi seorang Ratu.

Menurut pendapat bapak Sumianto lagi konon Nyai Roro Kidul ini tidak mempunya seorang suami, cumin sekedar mencari kesenangan saja. Konon Sunan Kali Jaga merupakan orang yang disenangi oleh Nyai Roro Kidul.

Dari beberapa pendapat para tokoh spiritualis kita bisa mengambil kesimpulan sementara bahwa “Nyai Roro Kidul” tidak jahat, yang jahat adalah para anak buah atau para bawahannya. Tentang benar atau tidak pendapat ini Wallaahu ‘alam bishowab (Hanya Allah yang maha tahu).

FAKTOR-FAKTOR PENYEBAB PENGAMAL ILMU GAIB MENJADI STRESS

Tidak sedikit orang yang stress atau lebih fatal lagi menjadi gila diakibatkan memuasai ilmu gaib, faktor-faktor apa sajakah penyebabnya?

SEMAKIN maraknya tindak kejahatan akhir-akhir ini menyebabkan banyak orang khususnya penggemar ilmu-ilmu kadigjayaa, kesaktian atau kanuragan memburu ilmu-ilmu gaib melalui paranormal maupun lewat buku-buku yang banyak dijual bebas dipasaran.
Faktor yang terakhir inilah yang kebanyakan tidak disadari efek negatifnya yakni bisa menyebabkan stress dan lebih fatal lagi bisa menyebabkan hilang ingatan. Konon di sebuah Desa di wilayah Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu ada orang yang hilang ingatan gara-gara belajar ilmu gaib tanpa ada gurunya. Ada beberapa fackor yang menyebabkan orang bisa stress atau lebih fatal lagi bisa gila atau hilang ingatan karena menguasai ilmu gaib. Berikut ini beberapa faktornya :

1. Memuasainya tanpa bimbingan seorang guru.
Belajar apa saja memang harus ada gurunya tidak terkecuali belajar ilmu gaib. Ada ungkapan yang berbunyi “Belajar sesuatu tanpa guru maka gurunya adalah setan”. Memang benar dengan adanya seorang guru maka belajar sesuatu akan terasa lebih mudah karena ada yang mengarahkan atau ada yang memberi bimbingan. Dengan begitu apabila ada suatu kesalahan, ada yang membenarkannya. Disamping itu Insya Allah belajarnya tidak sia-sia khusunya belajar ilmu gaib. Karena yang belajar dengan dibimbing oleh seorang guru saja banyak yang gagal, apabila tidak dibimbing oleh seorang guru. Penulis sendiri oernah memuasai suatu ajian yang bernama aji Bandung Bondowoso tanpa dibimbing oleh seorang guru dan ternyata apa hasilnya sia-sia belaka. Untung saja pada waktu itu penulis tidak stress ataupun lebih fatal lagi menjadi gila.
Konon disebuah tempat ada seorang yang memuasai aji Panglimun (ilmu untuk menghilang) tanpa dibimbing oleh seorang guru. Dan ternyata apa hasilnya ? memang akhirnya dia bisa menghilang dari pandangan mata manusia, tapi sayangnya orang tadi tidak bisa kembali lagi agar bisa dilihat oleh manusia, karena tidak mengetahui caranya agar bisa dilihat manusia kembali.

2. Tidak diselamati.
Setiap ilmu gaib itu pasti ada yang menciptakannya, seperti contohnya aji pangisahan Dananjaya itu yang menciptakan Begawan Sidik Maha Mulya. Dengan diselamati secara tidak langsung kita meminta izin pada beliau yang menciptakan ilmu tadi. Dengan begitu mudah-mudahan beliau mengizinkan ilmu ciptaanya kita amalkan. Insya Allah dengan diselamati mudah-mudahan ilmunya cepat masuk.
Kalau dijabarkan secara logika, orang yang memuasai ilmu gaib yang sebelumnya diselamati terlebih dahulu dengan orang yang memuasai suatu ilmu gaib tanpa diselamati terlebih dahulu adalah sama dengan orang yang mengambil miliknya orang lain dengan meminta izin terlebih dahulu dan orang yang mengambil miliknya orang lain dengan tidak meminta izin terlebih dahulu.

3. Kurang usianya.
Perlu diketahui ilmu gaib ini ada yang untuk golongan usia tua dan juga ada yang untuk golongan usia muda. Dalam arti golongan usia muda jangan memuasai ilmu gaib yang dipergunakan untuk golongan usia tua sebelum usianya mencukupi. Bahkan ada yang cukup membaca manteranya saja sebelum usianya mencukupi bisa menyebabkan gila contohnya aji Sampurnane Raga.
Seseorang yang belum cukup usianya bisa gila karena memuasai ilmu gaib yang untuk golongan usia tua ini disebabkan daya tampungnya kurang. Suatu contoh sebuah ember memilik daya tampung misalnya 5 liter, bila diisi 6 liter air, maka ember tadi bisa kelebihan muatan, sehingga isinya bisa tumpah atau lebih fatal lagi embernya bisa pecah.
Menurut penuturan bapak Suwandi (44tahun) seorang spiritualis asal Desa Kedungwungu, Blok Wanguk Lor Barat, Kecamatan Anjatan, bahwa kalau ada seseorang yang gila karena memuasai suatu ilmu gaib yang belum mencukupi umur daripada batasan ilmu tersebut. Contohnya ada seseorang yang berumur 35 tahun memuasai ilmu gaib yang untuk golongan usia 40 tahun, kemudian dia gila. Maka bila ia gila akan sembuh dengan sendirinya bila ia telah mencapai umur daripada batasan ilmu tersebut.

4. Terlalu banyak pilihan.
Terlalu banyak pilihan karena ingin memuasai ilmu gaib juga konon bisa menyebabkan kita Stress. Untuk itulah konon kalau kita menyukai ilmu gaib itu puasailah terlebih dahulu ilmu gaib yang pertama kita dapatkan, baru kalau sudah kita puasai kita ganti memuasai ilmu gaib yang lainnya. Dengan begitu akan menghindari koclaknya pikiran kita karena terlalu banyak pilihan terhadap ilmu yang kita inginkan.

5. Puasanya tidak selesai.
Puasanya tidak selesai konon menurut penuturan bapak Sumianto (49 tahun) seorang spiritualis yang bermukim di Desa Kedungwungu, Blok Wanguk Lor Timur, juga bisa menyebabkan seseorang menjadi gila, khususnya ilmu gaib yang puasanya 40 hari ke atas. Makanya kalau ada suatu ilmu gaib yang puasa atau lakunya 40 hari ke atas Anda harus berhati-hatilah bila akan memuasainya.

MITOS MERAH DELIMA DAN KATURANGGAN WANITA

"kekeramatan sebuah benda hampir mirip dengan kekeramatan sebentuk roh. Keduanya diperlakukan sangat hati-hati".

BERBAGAI pantangan dan peraturan diberlakukan agar benda atau roh yang mengendap senantiasa tetap keramat. Aneka ragam bentuk prosesi ritual kembang-menyan juga selalu dilakukan pada hari-hari tertentu. Seperti pada malam 1 Suro atau Tahun Baru Jawa.

Benda-benda tosan aji seperti keris, tombak, batu akik dan jimat dimandikan dengan air bunga rupa-rupa warna, air kelapa hijau mudah, lalu diberi minyak tertentu dan dikalungi untaian ronce Melati. Hari-hari selanjutnya cukup diminyaki dan diberi sesaji, istilah di Bali di-banten-i. Hari pelaksanaannya bisa dipilih malam Jumat Kliwon atau Selasa Kliwon.

Di benua Afrika, benda keramat semacam di atas disebut fetisy. Mereka meyakini, setiap benda memiliki aura kesaktian dan bakal mempengaruhi kondisi kejiwaan dan kebatinan pemiliknya. Mempengaruhi secara mental spiritual maupun secara badaniah. Benda atau jimat itu adalah kumpulan fetisy-fetisy.

Fetisy dapat diterjemahkan sebagai suatu bentuk kekuatan yang luar biasa. Kekuatan ini tidak cuma berasal dari benda atau roh yang singgah, tapi juga bisa dari seseorang yang sakti dan memiliki fetisy. Benda semacam itu di Prancis disebut relik (relique). Disini disebut jimat dan dijadikan komoditas perdagangan, Diiklankan dengan berbagai janji-janji. Padahal, jual beli jimat jelas-jelas melanggar pasal hukum pidana.

Meski berbeda dengan animisme atau kepercayaan terhadap roh-roh, dinamisme juga berkembang pesat di-Indonesia. Budaya ini masih mengakar, terutama di Ponorogo Jawa Timur, yang dikenal sebagai gudang warok. Seorang warok Ponorogo wajib memiliki jimat kolor, jimat berupa sabuk yang diikatkan di tubuh atau terkadang disampirkan di pundak. Jimat juga dikenal di wilayah Pelabuhan Ratu, Sukabumi Jawa Barat. Di kalangan suku Kubu di Jambi atau Sakai di Riau Sumatera, Asmat Irian Jaya juga Dayak Kalimantan.

MERAH DELIMA
Seluk beluk jimat, paling memikat jika diperbincangkan. Apalagi untuk diperjual-belikan. Contohnya jimat Merah Delima, yang konon berupa batu. Karena sampai hari ini masih dibungkus misteri, maka orang-orang masih membicarakan dengan penuh keasyikan. Tentu saja dibumbui takhayul dan diselipi cerita mistis. Lama kelamaan, memancing orang untuk memburunya. Obrolan santai itu berubah jadi isu. Orang pun jadi tergopoh-gopoh ingin membuktikan kebenarannya.

Gara-gara isu Batu Merah Delima itu, beberapa tahun silam ada orang yang mengaku utusan Sultan Bolkiah dari Brunei Darussalam datang ke Indonesia. Ia ikut-ikutan berburu, menelusuri pelosok desa di Jawa, juga Sumatera. Konon batu satu ini adalah supremasi tertinggi dari seluruh jimat yang ada. Pemiliknya akan mendapat kemuliaan dalam arti luas. Karena sesungguhnya cuma isu, tentu saja utusan Bolkiah itu pulang dengan tangan hampa. Merah Delima tidak pernah ada. Hanya mitos semata, tidak pernah ada yang melihatnya.

WAHYU MERAH DELIMA
Kalaupun ada, Merah Delima wujudnya adalah sinar kemerah-merahan, campuran jingga dan soga. yang perpusing di udara ketika seseorang mendapat wisuda gaib dari alam gaib. Sinar itu disebut wahyu. Jadi, wujudnya sinar bukan batu akik. Sinar itu masuk ke dahi seseorang yang kejatuhan wakyu atau kewahyon lalu bersemayam di tubuhnya sampai akhir hayat. Wahyu ini tidak dapat diwariskan, ia akan kembali lagi ke alam gaib jika orangnya sudah meninggal. Bertahta dalam keabadian, sampai suatu ketika, ada orang yang dipilihnya untuk mendapatkan wahyu tersebut dan menjalankan misi tertentu demi lestarinya kehidupan manusia di dunia.

Sesungguhnya, warna wahyu tidak hanya kemerah-merahan, tetapi bisa juga kebiruan, kekuningan atau putih keperakan. Tergantung jenis wahyunya. Sinar wahyu kemerahan, merupakan lambang pemenuhan gaib oleh batin jaya kawijayan, ilmu terlengkap untuk mencapai kemuliaan hidup di dunia dan akhirat. Selain berupa sinar, wahyu juga bisa berbentuk suara. Di Jawa disebut wisik Di Bali pawisik. Ia tidak lahir lewat halusinasi, tapi muncul sendiri di puncak semedi.

Merah Delima dalam bentuk batu mulia memang ada. Dijual bebas di toko-toko perhiasan. Menempati peringkat nomor wahid dibanding Saphire, Ruby, Pirus atau Opal. Baik dalam soal harga maupun kualitasnya. Meski dijual dengan harga selangit, batu ini tidak mengandung kekeramatan. "Namanya juga, perhiasan.....".

MAGIS MERAH
Mitos Merah Delima memang masih beredar luas. Isu yang dimulai dari mulut ke mulut lalu menjelma jadi legenda itu, bahkan  sampai diadopsi jadi lakon kethoprak, seni teater tradisional Jawa. Mengisahkan seekor Naga membelit sebuah gunung berapi. Menjelang belitannya sempurna, tiba-tiba lidahnya dipotong seorang ksatria. Terlempar tiga butir batu mulia dari pangkal lidahnya. Ketiga batu itu, berterbangan ke berbagai penjuru dan tidak pernah dapat ditemukan sampai hari ini. Batu itu, dijuluki Merah Delima.

Kisah kethoprak ini juga sering dijadikan bahan acuan para pemburu harta karun. Mereka masih berusaha menemukan batu itu, sampai melibatkan paranormal segala. Mereka masih meyakini, Merah Delima adalah batu keramat. Disamping juga merasa bimbang, karena Merah Delima tidak pernah jelas perwujudannya. Hanya dongeng, dengan bumbu-bumbu cerita yang semakin hari semakin menjadi-jadi.

Warna Merah, memang warna yang dianggap memiliki magis. Hampir di setiap komunitas spritual, selalu melibatkan unsur warna merah. Termasuk di Cina, yang setiap kali melakukan upacara kebahagiaan, warna merah tidak pernah dilupakan. Dari dekorasi sampai kartu undangan semuanya berwarna merah. Bahkan warna merah, dijadikan warna dasar bendera resmi negeri tanpa tapal batas itu.

Di dunia kesehatan Barat, merah juga diyakini mengandung aura terapi untuk penderita insomnia, gangguan peredaran darah dan gangguan jiwa. Untuk gangguan jiwa akut, disamping merah juga dipakai warna ungu. Kalau anda sempat beranjangsana ke Rumah Sakit Jiwa setempat, Anda akan menyaksikan pasien kalap bakal diberi jaket seperti yang dipakai pesulap sohor David Copperfield, lalu dimasukkan ke ruang tertutup berdinding warna ungu. Pasien itu akan mengalami ketenangan jiwa secara bertahap.

MISTERI PURBA
Misteri soal warna memang masih misteri purba. Di Indonesia, sisa-sisanya masih bisa kita temui dalam kekayaan budaya suku Asmat di Irian Jaya. Mereka pemuja warna merah. Lembar uang seratus rupiah dianggap lebih bernilai dibanding lembar uang sepuluh ribu rupiah, misalnya. Karena uang seratus ribu rupiah mengandung unsur merah. Kumpulan jimat mereka juga dibalut kain merah atau dicat menggunakan warna merah.

Suku Asmat sampai hari ini dianggap primitif, meski mereka sesungguhnya sudah sejak lama mengenal cara berpakaian dan perdagangan jual-beli, tidak perdagangan barter lagi. Beberapa orang tertentu malah mengeksploitasi keprimitifan Asmat untuk komoditas perdagangan baru. Asmat dipamerkan, dipertontonkan ke berbagai belahan dunia. Seperti juga suku Indian Apache di Amerika, yang dijadikan komoditas pariwisata. Diagari seperti kamp pengungsi, dipertontonkan dengan mengutip tanda masuk. Namun, harkat dan martabat hidup mereka tidak pernah ditingkatkan.

Keprimitifan dijadikan sarana pemuas rasa ingin tahu orang-orang modern, tentang sejarah manusia di masa lampau. Mereka memandang dengan rasa geli, takjub, riskan atau menganggapnya tontonan belaka. Seperti animasi film kartun di layar televisi kita.

BELAHAN JIWA
Kitab Primbon yang merupakan lambang kebudayaan Jawa di masa lalu dan lahir melalui cara berpikir primitif-tradisional, membedah warna merah dari sudut pasuryan atau ekspresi wajah. Jenis ekspresi ini sama dengan ekspresi orang malu-malu kucing atau sedang merasa bangga tapi tidak ditunjukkan. Primbon menyebutnya pakulitane mbangbang awak. Atau jenis kulit yang kemerahan semu dadu.

Misteri warna memang bisa diurai dari berbagai sudut pandang. Warna merah versi primbon dapat dijadikan indikator jenis sifat tertentu seorang wanita. Dari daya seksualnya sapai peruntungannya. Analisis watak dilihat dari jenis kulit memang lebih difokuskan kepada wanita, maka dari itu disebut katuranggan wanita. Alasannya tidak diketahui secara pasti, yang jelas tidak ada kaitannya dengan diskriminasi soal gender.

Filosofi wanita yang berkembang di Jawa adalah sebagai garwa atau sigaraning nyawa. Yang berarti belahan jiwa atau isteri. Karena merupakan belahan jiwa maka harus dipilih secara hati-hati, ibarat memilih jimat yang cocok untuk dirinya. Jadi perlu dipertimbangkan dari berbagai segi dan cara penilaian tertentu. Seperti di atas tadi, bisa dilihat dari jenis kulit, jenis suara, juga dari bentuk tubuh sampai cara berjalan atau posisi tahi lalatnya. Kesannya memang diskriminatif. "Kok pihak laki-laki tidak dibuatkan katuranggan juga ?!".

Di belahan dunia mana pun, sejarah soal wanita hampir sama. Hanya wanita yang dibedah dan diurai-urai. Baik itu di Amerika, Inggris, Prancis atau negara maju lainnya. Masing-masing negara itu, juga pernah mengalami zaman primitif seperti negara kita. Soal emansipasi wanita ditempatkan pada posisi cadangan. Kalau ada ya dipakai kalau tidak ada ya tidak masalah. Sehingga, bila primbon hanya menerbitkan katuranggan wanita tanpa dilengkapi katuranggan pria, barangkali mewakili kebudayaan yang sedang berlangsung ketka primbon dituliskan, Abad 18.

Agaknya, sampai kapan pun, hanya kaum wanita yang dijabarkan daya pesonanya. Kecuali, jika sekarang ada yang berinisiatif menerbitkan primbon baru tentang karakter pria. Misalnya di beri judul Katuranggane Wong Lanag, barangkali, kita jadi bisa dianggap memberi porsi yang adil kepada kaum wanita. Sehingga mereka bisa punya kunci untuk membedah karakter kaum pria.

Sebetulnya, wanita harus merasa bangga. Sebab hanya mereka yang diakui memiliki daya pesona dalam berbagai misteri. Sehingga hanya wanita yang dibedah dan diurai-uraikan. Isi primbon memang seolah mengisyaratkan kepada kaum pria untuk mempersiapkan diri jadi kepala rumah tangga yang baik, bersekolah dengan baik dan bekerja setekun-tekunnya, agar bisa memilih dengan bebas wanita mana yang cocok untuk dirinya sesuai ajaran primbon. Karena kaum pria dipandang dari drajad, pangkat, dan bukan dari pesona dirinya. Kalau pria tidak memiliki kemampuan apa-apa, meski sudah mempelajari primbon sampai hapal di luar kepala, tentu pihak wanita akan selalu menolak.

"Wong lanang menang milih, wong wedok menang nolak".